Reka, Terka dan Sangka
Bila terka tak lagi bermuara hasan
Biarkan ia terpasung dalam duka
Bila reka tak lagi hadirkan tentram
Biarkan ia hanyut dalam arus lara
Mengapa…..?
Setiap denyut adalah reka
Setiap nafas adalah terka
Setiap hembus adalah sangka
Awan hitam tak selalu menghadirkan hujan
Angin tak selalu menghadirkan badai
Tangis tak selalu berarti duka..
Lalu….
Jiwa…hati…
Pantaskah untuk dihakimi..??
Jogja,Medio Januari 2006
Biarkan ia terpasung dalam duka
Bila reka tak lagi hadirkan tentram
Biarkan ia hanyut dalam arus lara
Mengapa…..?
Setiap denyut adalah reka
Setiap nafas adalah terka
Setiap hembus adalah sangka
Awan hitam tak selalu menghadirkan hujan
Angin tak selalu menghadirkan badai
Tangis tak selalu berarti duka..
Lalu….
Jiwa…hati…
Pantaskah untuk dihakimi..??
Jogja,Medio Januari 2006

0 Comments:
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home