Nurani
Gelisah menerpa
Mengalir bagai darah di sekujur tubuh
Menghempas jiwa dalam bimbang
Menghadirkan galau tak bermuara
Sirna tenang
Pergi bersama iman yang menipis
Jauh…ke negeri ingkar yang berpenghuni orang-orang gelisah
Yang berpenghuni hati-hati gundah
Sedikit nurani yang masih berani berteriak
dipaksa tunduk
Ditengah negeri ingkar yang kelam
Nurani adalah pecundang
Allah..
Jangan biarkan Abu Tholib menjelma
Pada diri yang ringkih ini…
Jogja, Wisma Setudung Sedulang, Medio Januari 2006
Mengalir bagai darah di sekujur tubuh
Menghempas jiwa dalam bimbang
Menghadirkan galau tak bermuara
Sirna tenang
Pergi bersama iman yang menipis
Jauh…ke negeri ingkar yang berpenghuni orang-orang gelisah
Yang berpenghuni hati-hati gundah
Sedikit nurani yang masih berani berteriak
dipaksa tunduk
Ditengah negeri ingkar yang kelam
Nurani adalah pecundang
Allah..
Jangan biarkan Abu Tholib menjelma
Pada diri yang ringkih ini…
Jogja, Wisma Setudung Sedulang, Medio Januari 2006

0 Comments:
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home