Dahaga
Mengais sisa air di telaga ruhani
Merengek mengharap ada setetes
Untuk menghilangkan dahaga rindu
Yang entah kapan terobati
Berlari mencari tetesan itu
Tak kunjung di dapati
Meskipun tumpukan materi
Menggunung menyilaukan mata
Dimanakah telaga-Mu Tuhan…
Kini telaga ku telah kering…
Ah….lagi-lagi fatamorgana..
Setelah lama ingin kugapai
Ia menghilang..
Rindu aku pada telaga Mu Tuhan…
Tuk menghilangkan dahaga ruhani ku
Izin kan aku Tuhan…….
Jogja, ketika ‘dahaga ruhani’ mulai menyiksa..
Merengek mengharap ada setetes
Untuk menghilangkan dahaga rindu
Yang entah kapan terobati
Berlari mencari tetesan itu
Tak kunjung di dapati
Meskipun tumpukan materi
Menggunung menyilaukan mata
Dimanakah telaga-Mu Tuhan…
Kini telaga ku telah kering…
Ah….lagi-lagi fatamorgana..
Setelah lama ingin kugapai
Ia menghilang..
Rindu aku pada telaga Mu Tuhan…
Tuk menghilangkan dahaga ruhani ku
Izin kan aku Tuhan…….
Jogja, ketika ‘dahaga ruhani’ mulai menyiksa..

0 Comments:
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home